Network Address Translation
Administrasi Server NAT (Network Address Translation)
Network Address Translation
yaitu pengubahan
Internet Provider (IP)
Address lokal menjadi IP
Publik. Perhatikan gambar 1.1!
Supaya Client (PC –PT
PC0) dapat terkoneksi
internet melalui Server
sekolah, IP LAN perlu ditopengi
(Masquerade) identitas
IP public (jaringan sekolah)
yang terkoneksi internet.
Berikut akan
kami paparkan simulasi
konfigurasi NAT melalui
aplikasi Virtual Box. Menggunakan
aplikasi tersebut karena
tidak Anda tidak
perlu 2 buah
komputer untuk masing-masing
menjadi client dan server dalam memraktekannya.
Laporan Kegiatan
Konfigurasi NAT via Virtual
Box
Pengantar
Assalaammu’alaikum Warahmatullahi Wabarokathuh. Kami
panjatkan puji syukur
kehadirat Allah Ta’aala yang
melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya sehingga kami
dapat menyelesaikan tugas
yang satu ini
tanpa ada halangan
suatu apa. Shalawat
serta salam kami
junjungkan kepada nabi
Angung kita Muhammad Shallalhu
‘Alaihi Wassalaam yang
kita nanti-nantikan syafa’atnya
dihari akhir nanti.
Amin.
Terima kasih
kepada bapak Yuwana dan
bapak Azyes Herlambank
selaku guru pembimbing
Administrasi Server dan
teman-teman yang turut
membantu dalam pengerjaan
praktek terkait. Catatan
ini kami persembahkan
kepada para pembaca.
Semoga melalui ini
Anda terbantu bagi
yang ingin percobaan
dari paparan teks
yang akan kami bahas berikut
ini. Selamat membaca.
Semoga bermanfaat.
Wassalaammu’alaikum Warahmatullahhi Wabarokaathuh.
Keperluan-keperluan alat &
bahan:
1. International
Orgaization for Standarddization (ISO)
file Ubuntu-12.04.1-server-i386 (sebagai
server)
2. ISO file:
(kami menggunakan Windows XP
sebagai sampel)
3. Virtual Box
5.
Hasil konfigurasi
Ubuntu
server point 1.
Tujuan:
Konfigurasi NAT
Jaringan Lokal
|
Jaringan Publik
(Sekolah)
|
||
IP LAN
|
192.168.1xx.254/24
|
IP Server
|
192.168.3.2xx/24
|
Gateway
|
192.168.1xx.1
|
DNS
|
192.168.3.1
|
Pada praktek
kali ini komputer
client yang memiliki
IP 192.168.1xx.254/24 (xx =
nomor absensi kelas
dan /24= IP
range C. Masquerade diperlukan
guna menyembunyikan IP
Lokal ketika berada
di jaringan publik.
Jaringan publik merupakan
tempat dimana IP
Publik dapat mengakses
data menuju server
atau apabila mengakses
internet menggunakan IP
lokal maka bisa
saja ada kesamaan
IP pada IP
Publik yang lain.
IP Private
merupakan alamat yang
unik (tidak boleh
sama). Beberapa fungsinya
antara lain,
1. conneting sharing
(meneruskan paket
jaringan komputer), contoh:
Tatring via HP
. IPada hal
ini hanya memerlukan
1 komputer untuk
membagi jaringan ke
komputer lain (lokal).
Langkah-Langkah.
1. Anda masuk
aplikasi virtual box,
pilih ISO (contoh: Win XP)
sebagai komputer client kemudian
juga import konfigurasi ubuntu
server 14.02. Kemudian
yang harus Anda
perhaikan selanjutnya adalah
bagian network.
Gambar 1.2 Adapter
1 dan adapter
2 (biasanya eth0
dan eth2).
Untuk komputer
server menggunakan
internal network
(jaringan yang terhubung
internet) dan adapter 2
untuk client menggunakan
bridge biasanya
diindikasikan sebagai eth
yang siap dugunakan
ketika dikonfigurasi. sedangkan
untuk komputer client
hanya menggunakan 1
adapter, bridge adapter dan diindikasikan
dengan eth ”link
is
not ready” ketika
pengecekan pada server (perhatikan
gambar 1.3). Kemudian
Anda jalankan program
dengan menekan ikon start.
Gambar 1.3:
Mengecek Ethernet.
Untuk mengetahui
status interface yang
telah diatur terhadap
masing-masing komputer client dan server
Anda gunakan perintah
ifconfig
3.
Kemudian Anda
periksa IP DNS (Domain Name
Server) pada control panel pada jaringan lokal yang
digunakan IP Server.
Kemudian Anda “ping”
guna memeriksa konektifitas
dengan perintah ping 192.168.3.1 Bila gagal
terkoneksi muncul ststus
”unreachable”.
Gambar 1.5:
Memeriksa konektivitas
Jikalau unreachable kemungkinan interface settings
masih keliru penempatan
ethernetnya atau Anda
ganti jenis jaringan
antara client dengan server (Internal
à Bridge).
4.
Kemudian anda
tambahkan gateway dengan
perintah sudo
route add default
gw 192.168.3.1 Untuk memeriksa
hasil konfigurasi alamat
gateway (broadcast à
alamat yang menyebarkan
koneksi internet pada
jaringan) dengan perintah
route –n
Bila
benar, maka Gateway
dapat terhubung dengan
web browser, conotohnya
www.google.com. Untuk
mengetahui hal tersebut
Anda gunakan perintah
ping 8.8.8.8
5.
Kemudian
Anda simpan alamat
gateway di file /etc/resolv.conf dengan
perintah sudo nano yang ditambahkan
di depan direktori
tersebut.
Kemudian Anda
ketikkan nameserver
192.168.3.1 di
baris paling bawah
teks setelah itu
simpan dengan Ctrl + O dan keluar
dari file dengan Ctrl + X.
6.
Setelah
itu seharusnya PC
Router telah dapat
terhubung internet. Untuk mengeceknya Anda ping google.com
Gambar 1.8:
IP Router terhubung
internet.
7.
Kemudian
Anda masuk ke
komputer client pada virtual box,
dan masuk Kemudian
Anda masuk pengaturan
network and
sharing center pada control
panel dan atur
jaringan.
Ip Address
|
192.168.1.254
|
|
Subnet mask
|
255.255.255.0
|
|
Gateway
|
192.168.1.2xx
|
|
DNS Server
|
192.168.3.2xx
|
|
Gambar 1.9:
Setting IP Client.
8.
Langkah selanjutnya adalah Anda
memasuki web browser dan
atur akses jaringan.
Gambar
1.10: Akses Jaringan
Anda pilih
Tools à Options
à Advanced
à Network
à Connection à
Configure how Firefox
connects to the
internet.
Gambar
1.11: Connection Setting.
9.
Kemudian
Anda coba searching
melalui web browser di
komputer client!
Gambar
1.12: client yang
belum mendapat izin
akses internet melalui
IP Route.
10.
Berdasarkan fakta
di atas, yang
Anda jangan lupa
adalah mengatur konfigurasi NAT . Network Address
Translation
Berfungsi guna
menyembunyikan (masquerade) IP private dengan cara
merubah nya menjadi
IP Public. Jaringan lokal
yang tidak terhubung
internet dihubungkan menggunakan
router kemudian memasuki
area jaringan Public. Dari
jaringan public kemudian
terhubung internet. Gunakan
perintah sudo nano /etc/sysctl.conf untuk
memasuki file /etc/sysctl.conf guna
konfigurasi jalur pengiriman
paket jaringan dari
PC (Router) menuju
gateway client.
Hapus tanda “# “ (Hastag) pada kalimat “#net/ipv4/ip_forward=1”. Kemudian
Anda simpan konfigurasi dan
keluar dari file
tersebut. Jangan lupa
juga mengeceknya dengan
command sudo sysctl –p
. Kemudian Anda
masukkan perintah sudo iptables –t nat –A
POSTROUTING –s 192.168.1xx.1/0
–j MASQUERADE. Hal
itu berarti jaringan
IP Client diteruskan menuju
jaringan dengan dirubah
ke dalam IP Public. Kemudian periksa
konfigurasi.
Gambar
2.1: Jaringan IP
Client yang telah
ditopengi guna dapat mengakses internet
melalui PC (Router).
Gambar 2.2:
DNS (Domain Name Server) guna
mengenali alamat selain
dari IPnya (google.com)
Gambar 2.3: IP client
yang telah terhubung
IP Public dan gateway
IP client
Setelah itu cobalah Anda searching di web browser
pada komputer client kembali!
Gambar 2.4:
Komputer client telah mendapat
koneksi internet melalui
PC (Router) dengan
cara konfigurasi NAT.
Kesimpulan:
a. Walaupun telah
dikonfigurai semuanya namun
belum mengkonfigurasi hak
akses (#net/ipv4/ip_forward=1) maka komputer
client belum dapat mengakses internet
melalui router.
b. NAT sebagai
syarat IP Private
pada jaringan lokal
terkoneksi internet melalui
router dengan cara
merubahnya menjadi IP Public.
Penutup
Segala puji
bagi Allah yang
memberikan kami kekuatan
sehingga artikel ini
dapat sampai kepada
para pembaca. Terima
kasih juga kepada
pihak yang turut
direpotkan dalam hal
ini. Semoga Allah
membalas kebaikan kalian
lebih baik daripada
kebaikan kalian. Amin. Kami sadar
sesadarnya bahwa tidak
ada yang sempurna
bagi hamba-hamba-Nya. Kritik
serta saran senantiasa
kami terima guna
peningkatan kualitas dan
kuantitas hasil kerja
kami. Wassalaammu’alaikum.
















Komentar
Posting Komentar